Kiai Tegalrejo; Ikuti Saja Perintah Mbah Moimoen Zubair
Pertemuan antara Gus Yasin dan Kiai Mudrik bertempat di kediaman Kiai Mudrik.

SuaraBersama.com, Semarang – Kiai Mudrik, Pengasuh Ponpes Tarbiyatunnisa di Tegalrejo, Magelang, disowani Gus Yasin, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah pada Pilgub 2018. Pertemuan di kediaman Kiai Mudrik tersebut berlangsung santai dan penuh kehangatan.

Putra Kiai Maimoen Zubair itu menceritakan alasannya maju sebagai calon wakil Gubernur Jawa Tengah mendampingi Ganjar Pranowo kepada Kiai Mudrik. Alasan Gus Yasin maju karena diminta Abahnya, Gus Yasin, selain politisi ia juga seorang santri yang sangat mentaati perintah Mbah Moen.

“Sing penting nderek dawuh Mbah Moen, mengko lak kepenak (yang penting ikut perintah mbah Moen, nanti akan dimudahkan),” demikian yang disampaikan Kiai Mudrik kepada Gus Yasin selepas menyampaikan alasannya maju kepada Kiai Mudrik.

Pesan Kiai Mudrik tentu saja membuat Gus Yasin semakin optimis untuk maju sebagai calon wakil Gubernur Jawa Tengah pada 27 Juni nanti. Kiai Mudrik melanjutkan, “Hubungan Gus Yasin dengan Mbah Moen tidak hanya sebatas hubungan anak dan bapak, melainkan juga sebagai murid dan guru, santri dan kiai, dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan Majelis Syariah PPP. Karena Mbah Moen adalah Ketua Majelis Syariah PPP yang setiap perintahnya akan ditaati oleh seluruh kader PPP di Indonesia,” jelasnya

Acara sowan tersebut merupakan bagian dari agenda Gus Yasin untuk meminta restu pada kiai-kiai di Jawa Tengah. “Karena saya santri, sowan kepada kiai merupakan tradisi yang tidak boleh dilupakan, dan sampai kapanpun saya tetap seorang santri. Yang memerlukan nasihat-nasihat kiai untuk menentramkan hati,” tutur Gus Yasin kepada suarabersama.com.