Gus Yasin, Sosok Pemimpin Yang Santun dan Rendah Hati
Gus Yasin saat berkunjung ke Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an, Kudus, Jumat (16/2/2018).

Suarabersama.com, Semarang – Taj Yasin, atau yang akrab disapa Gus Yasin, Putra Kiai Sepuh KH. Maimoen Zubair, lahir dan besar di lingkungan Pesantren, akhlak seorang santri yang santun dan penuh kesederhanaan terlihat dari Gus Yasin saat berkunjung ke Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an, Kudus, Jumat (16/2/2018).

Dalam agenda kunjungannya ke Pondok Yanbu’ tersebut dalam rangka meminta restu kepada pengasuh pondok, KH. Ulil Albab Arwani dan M. Ulin Nuha Arwani, yang sangat dihormati Gus Yasin.

“Gus Yasin terlihat sangat menghormati Abah,” tutur Aris, salah satu santri Yanbu’ kepada suarabersama.com.

Kesantunan dan kesederhanaan Gus Yasin terlihat saat Ia menyampaikan maksudnya dan meminta restu kepada Kiai dengan menundukkan kepala sebagai wujud kerendahan hati dan kesantunan seorang santri kepada Kiai atau yang disepuhkan.

“Seorang calon Wakil Gubernur mau menundukkan kepala kepada Kiai adalah pemandangan yang sangat menyejukkan, wujud akhlak seorang santri,” lanjut Aris.
Calon Wakil Gubernur pada Pilgub Jawa Tengah 2018 ini juga didoakan Kiai Yanbu’ agar proses Pilgub berjalan dengan baik, dan sesuai dengan keinginan Gus Yasin. Hal ini disampaikan Imam, santri Yanbu’, sesaat setelah Gus Yasin pamit kepada Kiai Yanbu’ untuk melanjutkan agenda kunjungannya.

“Abah mendoakan Gus Yasin, agar Pilgub berjalan baik dan sesuai keinginan Gus Yasin, Kiai juga memberikan nasihat kepada Gus Yasin agar kalau terpilih menjaga amanah yang diberikan rakyat kepada pak Ganjar dan Gus Yasin,” ujarnya.