Suarabersama.com– Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Provinsi Jawa Tengah menyatakan akhir tahun 2017 akan tetapkan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyumas tahun 2018. Demikian disampaikan Ketua DPW PPP Jawa Tengah Masrukhan Samsuri, saat Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan PAC serta sosialisasi tahapan rekomendasi untuk pilkada, di Pondok Pesantren An-nur, Kamis sore (21/12/2017).

“Tidak dalam waktu lama sampai akhir Desember, kami sudah punya usulan calon yang resmi, setelah mendapatkan masukan anak cabang. Setelah acara ini, nanti Dewan Pimpinan Cabang (DPC) harus menggelar rapat pimpinan anak cabang untuk mengusulkan sejumlah nama,” ujar Masrukhan Samsuri.

Masrukhan mengatakan, hasil rapim anak cabang  tersebut akan diserahkan ke DPW. Oleh DPW akan dikoordinasikan kembali dengan DPC untuk menyamakan persepsi nama-nama yang dianggap layak dan pantas. Setelah itu, nama yang disepakati diusulkan ke DPP untuk mendapat rekomendasi.

“Kami perkirakan maksimal minggu pertama Januari sudah turun, karena pendaftaran calon ke KPU kan juga mingu-minggu awal Januari (8-10/1),” ungkapnya.

Masrukhan membeberkan, sampai saat ini partainya masih menjalin hubungan baik dengan siapa pun, baik calon dan partai politik peserta pemilu. Menurutnya, dengan bakal calon incumbent Achmad Husein masih punya hubungan baik, karena saat Pilkada 2013 lalu, ikut mengusung bersama PDIP.

“Kepada calon yang lain, misalnya dengan Pak Mardjoko, kami juga punya hubungan bagus. Kami tahu persis itu. Pak Husein informasinya mau datang juga ke sini sebagai bupati. Kalau Pak Mardjoko, mungkin nanti ada forum yang beda,” bebernya

Ketua DPC PPP Banyumas Akomadhien Shofa menginformasikan, rapat pimpinan anak cabang bakal digelar minggu depan, karena sebelum akhir bulan, nama-nama yang diusulkan dari PAC, masukan para kiai dan sesepuh PPP, akan diserahkan ke DPW.

“Rapat pimpinan anak cabang nanti melibatkan ketua dan sekretaris PAC. Jadi usulan nama calon bupati dan wakil bupati mutlak hasil usulan dari bawah dan hasil petunjuk dari para sesepuh dan kyai-kyai PPP,” paparnya.

 

(Sumber: DPP PPP)