Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Pekalongan menyelenggarakan musyawarah kerja cabang (Muskercab) dan latihan kepemimpinan kader dasar (LKKD) di Gedung Serba Guna PPP Kota Pekalongan, Sabtu (23/12) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh 150 orang simpatisan, Pengurus Harian DPC, ketua dan sekretaris pengurus anak cabang (PAC) se-kota Pekalongan, serta badan otonom (Banom) terdiri dari Wanita Persatuan Pembangunan (WPP), Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), Angkatan Muda Ka’bah (AMK), Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) digelar sejak pukul 09.00 hingga 24.00. Selain simpatisan, hadir juga wali kota yang diwakili oleh kepala Kesbangpol, para kyai pondok pesantren, dan tokoh masyarakat

Ketua DPC Pekalongan Abdul Rozak menjelaskan kegiatan Muskercab bertujuan memberi pendidikan kepada kader tentang dasar kebijakan strategis yang dilakukan oleh Partai PPP.

“Menjadikan kader mengetahui dasar partai (PPP) untuk mengeluarkan kebijakan strategis ,” tutur pria asal Pekalongan itu.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekalongan menambahkan, Muskercab menghasilkan amanat yang akan dilaksanakan oleh kader PPP di pengurus ranting yang berjumlah 27 di 4 pengurus anak cabang.

“Masing-masing ranting harus ada 1 kader di tingkat rukung warga, pun di rukun tetangga harus ada 1 kader. Fungsinya untuk menyerap aspirasi masyarakat dari bawah,” tegasnya.

Selain Muskercab, ia menjelaskan kegiatan LKKD sebagai ajang pembinaaan para kader generasi muda untuk meneruskan kepemimpinan partai.

“Mencetak kader muda PPP yang militan dan siap menyongsong globalisasi serta modernisasi yang memiliki moralitas tinggi. Pemuda PPP juga, harus didorong untuk mengisi kekosongan kepemimpinan bangsa. ”pungkasnya. (001)